Merah Pekat
2 min read48

Pemerintah Percepat Reformasi BUMN Melalui Sidang Kabinet Paripurna, Prabowo Tekankan Efisiensi dan Tata Kelola yang Lebih Kuat

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna yang menjadi ajang evaluasi pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah sekaligus penegasan arah kebijakan pembangunan ke depan. Dalam sidang tersebut, pemerintah menaruh perhatian pada transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), percepatan penyelesaian persoalan strategis, hingga penguatan tata kelola anggaran negara sebagai bagian dari reformasi birokrasi.

O

OP Admin

Published in Merah Pekat

Loading...
Pemerintah Percepat Reformasi BUMN Melalui Sidang Kabinet Paripurna, Prabowo Tekankan Efisiensi dan Tata Kelola yang Lebih Kuat

Pemerintah berpandangan bahwa efisiensi kelembagaan dan optimalisasi pengelolaan aset negara merupakan faktor penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Dengan pembenahan yang berkelanjutan, pemerintah berharap program pembangunan dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Danantara Siapkan Transformasi BUMN, Target Tersisa 350 Entitas pada 2027

Melalui Danantara, pemerintah menargetkan jumlah entitas BUMN dapat dikonsolidasikan sehingga tersisa sekitar 350 perusahaan pada tahun 2027.

Program konsolidasi tersebut bertujuan menciptakan struktur perusahaan negara yang lebih sederhana, efisien, dan profesional. Pemerintah optimistis langkah ini akan memperkuat daya saing BUMN, meningkatkan produktivitas, serta memperbesar kontribusinya dalam mendukung investasi dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Pemerintah Ungkap Penyelesaian 108 Persoalan Strategis

Dalam Sidang Kabinet Paripurna, pemerintah menyampaikan bahwa sebanyak 108 persoalan strategis telah berhasil diselesaikan selama sekitar 18 bulan.

Penyelesaian berbagai persoalan tersebut dinilai sebagai hasil dari koordinasi yang semakin efektif antara kementerian, lembaga, dan BUMN. Pemerintah berharap pola kerja terpadu tersebut dapat terus mempercepat pelaksanaan berbagai program strategis dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Prabowo Dorong Kabinet Bergerak Lebih Responsif Menangani Tantangan Ekonomi

Presiden Prabowo meminta seluruh jajaran kabinet untuk meningkatkan respons dan kecepatan dalam menyelesaikan berbagai tantangan ekonomi nasional.

Pemerintah menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor, percepatan investasi, penyederhanaan regulasi, serta peningkatan produktivitas sektor-sektor unggulan agar pertumbuhan ekonomi nasional tetap terjaga dan mampu menghadapi dinamika global.

Penguatan Disiplin Fiskal Jadi Fokus untuk Menekan Kebocoran Anggaran

Dalam arahannya, Presiden Prabowo juga menekankan perlunya memperkuat disiplin fiskal dengan meningkatkan pengawasan terhadap potensi kebocoran anggaran negara.

Pemerintah berkomitmen memperbaiki tata kelola keuangan negara melalui sistem yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien. Optimalisasi pengelolaan anggaran diharapkan mampu memperbesar ruang fiskal untuk mendukung program pembangunan prioritas, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat stabilitas ekonomi nasional.

Sidang Kabinet Paripurna mencerminkan komitmen pemerintah dalam mempercepat reformasi kelembagaan, transformasi BUMN, dan peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan. Dengan langkah-langkah tersebut, pemerintah optimistis Indonesia memiliki fondasi ekonomi yang semakin kuat, efisien, dan siap mendukung pembangunan berkelanjutan menuju visi Indonesia maju.

Login to react

Comments (0)

Please log in to leave a comment

No comments yet. Be the first to share your thoughts!

Related Articles